





Kenaikan berat badan memang salah satu hal penting yang harus dipantau orang tua di masa tumbuh kembang anak. Namun, bagaimana jika berat badan si Kecil seret atau tidak naik sesuai target usianya? Yuk. simak penjelasan kenapa berat badan si Kecil bisa seret dan bagaimana cara mengatasi berat badan anak susah naik berikut ini.
Pentingnya Memantau Tumbuh Kembang Si Kecil Memantau tumbuh kembang si Kecil sejak usia dini adalah hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan oleh orang tua. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah jika berat badan si Kecil fidak naik. atau naik. tapi tidak sesuai dengan perlambahan usianya. Kondisi ini sering disebut sebagai berat badan (BB)seret atau dikenal juga dengan istilah 'weight faltering'. Jika tidak segera dideteksi dan diatasi. maka bisa saja membuat tumbuh kembang si Kecil terhambat.
Menurut Ikatan Dokler Anak Indonesia. salah satu cara untuk memastikan berat badan si Kecil sesuai dengan usianya. Moms dapat merujuk pada Kurva Pertumbuhan V111-I0 berikut ini.
Penyebab dan Cara Mengatasi Berat Badan Anak Susah Naik
Jika berat badan si Kecil belum sesual dengan kurva pedumbuhan yang seharusnya. ada kemungkinan berat badan si Kecil seret. Berat badan si Kecil yang seret ini dapat disebabkan oleh beberapa hal
. Pemberian Nutrisi yang Tidak Sesuai Usia
Seiring bertambahnya usia si Kecil. maka kebutuhan nutrisinya juga akan terus bedambah Kandungan dalam MPASI harus memihki nutrisi lengkap. Tak hanya karbohidrat dan protein saja. tapi juga lemak serta berbagai vitamin dan mineral. Jika jumlah nutrisi dalam MPASI yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan anak. maka hal ini dapat menyebabkan berat badan si Kecil susah naik
• Frekuensi Pemberian MPASI Kurang
Porsi makan si Kecil tentunya harus bertambah secara bertahap sesuai dengan perlambahan usianya. Jika porsi MPASI si Kecil kurang. maka hal ini juga akan mempengaruhi asupan energi dan membuat berat badannya sulit naik. Sebagai gambaran. menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia. pemberian frekuensi MPASI untuk anak usia 6-3 bulan adalah 2-3 kali makanan utama dan 1-2 kali makanan selingan sedangkan untuk si Kecil berusia 9-11 bulan frekuensi pemberian MPASI perlu ditingkatkan menjadi 3-4 kali makanan utama dan 1-2 kali makanan selingan.
. Adanya Penyakit Tertentu Yang Belum Terdeteksi
Berat badan si Kecil yang sulit atau tidak naik sesuai usianya juga bisa saja disebabkan oleh penyakit yang belum terdeteksi. Sebaiknya untuk memastikan hal ini. Mom berkonsultasi dengan Dokter Anak si Kecil ya. Selain beberapa penyebab tadi si Kecil yang terus-terusan melakukan GTM atau sulit makan juga bisa menjadi salah satu penyebab berat badan anak tidak ideal. Ini karena saat si Kecil melakukan GTM. maka ia tidak akan mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. Untuk si Kecil yang berat badannya susah naik karena GTM. Moms bisa mencoba beberapa cara. Salah satunya dengan memberikan variasi makanan yang beragam. Jika si kecil menolak nasi. Moms bisa memberikan alternatif karbohidrat lain seperti kentang, mie atau pasta yang tentu teksturnya harus disesuaikan dengan usia si kecil.
sumber : the Asian Parent








