bear
Artikel / Khawatir si Kecil GTM, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Khawatir si Kecil GTM, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
obj
cloud
cloud
cloud
Khawatir si Kecil GTM, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Salah satu tantangan yang akan Moms hadapi ketika si Kecil sudah mengonsumsi MPASI adalah GTM. Yuk, kenali lebih jauh apa saja penyebab GTM pada si Kecil agar Moms dapat menemukan cara untuk mengatasinya dengan tepat.

Meski sebenarnya GTM adalah hal yang normal, tapi Moms pasti tetap khawatir. Apalagi jika terusterusan GTM, tentu Moms khawatir si Kecil merasa lapar hingga kekurangan gizi. Padahal memasuki usia 1 tahun, si Kecil membutuhkan MPASI bernutrisi untuk jaga imunitas serta bantu tumbuh kembangnya optimal. Bagaimana Mengatasi Anak GTM?

Untuk menemukan cara mengatasi GTM pada si bayi, Moms perlu mengetahui dulu apa sebenarnya yang menyebabkan anak GTM. Dengan begitu, Moms dapat menemukan solusi yang tepat untuk si Kecil. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada banyak penyebab anak melakukan GTM, mulai dari bosan, sakit, memang tidak lapar, hingga ada trauma terhadap makanan tertentu. Namun, penyebab tersering GTM pada si Kecil adalah perilaku makan yang tak benar atau pemberian makanan yang tidak sesuai usia. Lakukan hal berikut yuk Moms : 

1. Melatih Perilaku Makan yang Benar

Aturlah jadwal makan si Kecil sehingga ia terbiasa makan di jam-jam yang sudah ditentukan. Berdasarkan rekomendasi IDAI, anak sebaiknya makan makanan utama 3 kali sehari dengan 2 kali makanan selingan. Selain itu, batasi waktu makan pada anak hanya 30 menit. Dengan melatih perilaku makan yang benar, si Kecil akan belajar mengenal rasa lapar dan kenyang sehingga mengurangi risiko GTM.

2. Buat Suasana Makan Jadi Menyenangkan

Menciptakan suasana menyenangkan akan membantu si Kecil lebih semangat makan. Moms bisa mengajak si Kecil ikut makan bersama dengan keluarga, atau memuji si Kecil saat makanannya sudah habis. Moms juga bisa mendudukkan si Kecil di meja sendiri dan membiarkan anak eksplor dengan makan sendiri agar suasana makan jadi lebih seru untuk anak.

3. Kurangi Distraksi Saat Anak Makan

Gadget dan distraksi lain seperti menonton TV mungkin membuat si Kecil tidak rewel saat makan, tapi sebenarnya cara ini kurang baik, Moms. Sebaiknya saat makan si Kecil tidak diberi distraksi seperti gadget, tv, atau makan sambil bermain dan beraktivitas. Distraksi membuat anak kesulitan makan dan tidak mengenali makanan yang masuk ke mulutnya.

4. Jangan Memaksa Apalagi Memarahi si Kecil

Saat si Kecil GTM, wajar jika Moms merasa pusing dan kesal. Namun, jangan sampai memaksa apalagi memarahi anak untuk makan ya. Hal ini membuat suasana makan jadi tidak menyenangkan untuk si Kecil dan bisa memicu dia semakin melakukan GTM. Selain itu, dia juga bisa trauma dan makin menolak makan.

5. Buat Variasi Tekstur Dan Rasa MPASI Sehingga Si Kecil Tidak Mudah Bosan Makanan bayi anak 1 tahun sebaiknya dibuat dengan variasi tekstur dan rasa yang beragam. Dengan begitu, anak jadi mampu menerima makanan dengan berbagai tekstur. Seiring bertambahnya usia, sebaiknya tekstur makanan bayi juga naik. Dari yang tadinya halus dan lembut menjadi agak kasar, hingga di usia 1 tahun dia sudah bisa menikmati MPASI dengan tekstur makanan yang mirip dengan makanan yang dikonsumsi orang tua. Misalnya saja dengan memperkenalkan tekstur mi kepada si Kecil sebagai variasi menu MPASI-nya. 


Untuk memperkenalkan tekstur Mi pada si Kecil yang sudah berusia 1 tahun, Moms bisa memberikan Promina Mi Batita Ayam Kampung. Promina Mi Batita adalah MI TANPA KUAH PERTAMA yang diformulasikan untuk anak usia 1 tahun ke atas. Promina Mi Batita dengan ayam kampung asli dan tanpa msg serta tanpa pengawet. Promina Mi Batita sudah difortifikasi vitamin, mineral, omega 3 dan 6 serta tinggi zat besi sehingga aman dan bernutrisi untuk si Kecil. Tekstur mi yang halus dengan rasa lezat Promina Mi Batita Ayam Kampung dapat dijadikan pilihan untuk si Kecil eksplorasi rasa dan tekstur baru, cocok jadi menu MPASI anti GTM untuk anak. Moms bisa mendapatkan Promina Mi Batita Ayam Kampung di Indomaret, supermarket, dan ecommerce. 


sumber : the Asian Parent, 2023

Bagikan :
bear
obj
wave
wave
Jelajahi Lebih Lanjut
obj
obj
cloud
cloud
cloud