Kenali Tahapan Perkembangan Sistem Imun Si Kecil Yuk Moms!

Sistem imun merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk melawan dan memusnahkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh termasuk bakteri dan virus. Imunitas yang lemah akan mengakibatkan mudahnya penyakit ataupun benda asing masuk kedalam tubuh. Namun, Moms harus tahu bahwa sistem imun Si Kecil tidak sekuat sistem imun orang dewasa. Pada awal kehidupan Si Kecil, sistem imunnya masih belum matang dan akan terus berkembang seiring dengan pertambahan usianya. Sistem imun Si Kecil masih belajar mengenali dan melindungi tubuh dari benda asing yang masuk. Hal ini yang menyebabkan Si Kecil lebih rentan sakit dibandingkan dengan orang dewasa. Imunitas orang dewasa sudah dapat mengenali jenis benda asing yang masuk dan segera melawannya supaya tidak menyebabkan infeksi ataupun penyakit. Nah, untuk memastikan sistem imun Si Kecil berkembang dengan maksimal, Moms perlu tahu terlebih dahulu bagaimana sistem imun Si Kecil ini berkembang di awal kehidupannya.

Komponen – komponen imunitas mulai terbentuk saat Si Kecil di dalam kandungan. Saat dalam kandungan, antibodi disalurkan dari Moms ke Si Kecil melalui plasenta. Antibodi pasif inilah yang melindungi Si Kecil selama di dalam kandungan. Level dan tipe antibodi yang didapat oleh Si Kecil tergantung dari antibodi yang Moms miliki. Tak heran kalau imunitas tubuh Si Kecil tergantung juga dari imunitas tubuh Moms. Tetapi, perlindungan dari antibodi pasif ini hanya bertahan sementara dan menurun di beberapa bulan pertama kehidupan Si Kecil.

Sistem imun Si Kecil akan berkembang dengan adanya paparan dari benda asing yang disebut antigen. Paparan terhadap antigen ini memang sangat terbatas saat Si Kecil berada di dalam kandungan. Ketika Si Kecil lahir, ia berpindah dari lingkungan rahim yang relatif steril menuju lingkungan yang penuh dengan bakteri dan mikroorganisme. Dimulai dengan proses kelahiran, Si Kecil akan mengalami kontak langsung dengan bakteri dari vagina, puting susu dan kulit Moms serta lingkungan sekitarnya. Dalam hitungan jam, saluran usus Si Kecil yang awalnya relatif bebas mikroba, kini akan terkolonisasi dengan bakteri. Namun Moms tidak perlu khawatir karena hal inilah yang akan membentuk basis mikroflora usus yang kelak berperan penting dalam perkembangan sistem imun Si Kecil.

Si Kecil kemudian mendapatkan perlindungan dari kolostrum (ASI yang pertama kali keluar) yang mengandung immunoglobulin A (IgA) yang mampu melindungi tubuh Si Kecil dari benda asing. Saat menyusui, Si Kecil memperoleh antibodi dan faktor pelindung lain dari ASI. Namun, Memasuki usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian Si Kecil dan menjaga imunitasnya. Moms perlu memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat supaya sistem imunnya makin matang dan bisa melindungi Si Kecil dari berbagai macam penyakit. Selain nutrisi, Moms juga harus memperhatikan pola tidur Si Kecil supaya mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Jangan lupa ajak Si Kecil untuk beraktivitas, selain memberikan stimulasi untuk perkembangannya, juga penting untuk menjaga imunnya. Menjaga kebersihan juga jangan lupa ya Moms. Semoga Moms dan Si Kecil selalu sehat ya.

 

Sumber:

Harsono, A (2005) ‘Child immune response and the role of nutrition’, Paediatrica Indonesiana, 45(9-10), pp 187-197

Pai, U, A, et al., (2017) ‘The role of nutrition  in  immunity  in  infants  and  toddlers:  An  expert panel  opinion’ Clinical Epidemiology and Global Health, 6, pp 155-159